Bukan Kisah Kesempurnaan, Buku Dr. Karmila Sari Ungkap Jatuh Bangun di Dunia Politik

Bukan Kisah Kesempurnaan, Buku Dr. Karmila Sari Ungkap Jatuh Bangun di Dunia Politik

SERUMPUN.ID - Peluncuran buku Dr Karmila Sari berjudul "Perempuan di Pentas Politik'' dengan subjudul "Jejak Pengabdi Merawat Amanah" berlangsung khidmat di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jumat (8/5/2026).

Sejumlah tokoh penting turut hadir, diantaranya Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Riau Herawati Abdi.

Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku tersebut. Ia menilai Karmila Sari mengukir wajah perempuan hebat dari Bumi Melayu Riau.

"Dari 500an anggota DPR RI di Senayan, yang saya tahu hanya dua perempuan yang meluncurkan buku, yaitu Rieke Diah Pitaloka dan Ribka Tjiptaning. Dan kali ini, Karmila ikut menyumbang peluncuran buku, artinya menjadi sosok perempuan hebat dari Riau," kata Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

Dalam sekapur sirihnya, Karmila Sari menyebutkan ungkapan yang tertulis dalam buku tersebut bukanlah kisah tentang kesempurnaan. Melainkan catatan tentang proses belajar, jatuh bangun, serta upaya terus-menerus untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Sejak awal, saya tidak pernah membayangkan bahwa kehidupan saya akan bersentuhan begitu dekat dengan dunia politik. Lingkungan keluarga saya lebih akrab dengan dunia usaha dan aktivitas sosial masyarakat," tulis Karmila.

Karmila juga mengungkapkan, perjalanan hidup membawa dirinya pada sebuah pilihan, yaitu terjun ke dunia politik sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat.

"Pilihan itu pada awalnya terasa berat, tetapi seiring waktu saya menyadari bahwa politik sebenarnya dapat menjadi ruang untuk menghadirkan perubahan yang nyata, terutama ketika dijalankan dengan niat yang tulus dan tanggung jawab yang besar," tulisnya lagi.

Buku setebal 142 halaman yang diterbitkan Taman Karya itu ditulis oleh Muhammad Amin dan Zulkarnaini. Terbagi dalam XI bab yang mengulas perjalanan pengabdian dan kiprah politik Karmila Sari.

Buku tersebut juga memuat pengantar Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, serta sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto, dan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.

Untuk diketahui, Putri dari Bupati Rokan Hilir Bistmaman, Dr Karmila Sari merupakan anggota DPR RI Fraksi Golkar periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Riau I. Sebelum duduk di Senayan, ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir periode 2009–2014 dan DPRD Provinsi Riau selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019–2024.

Karmila Sari bertugas di Komisi X yang membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, dan kebudayaan. Ia dikenal aktif menyuarakan pemerataan akses pendidikan, penguatan peran generasi muda, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain memiliki pengalaman politik, Karmila Sari juga memiliki latar belakang akademik di bidang Sistem Informasi, Manajemen, hingga meraih gelar doktor Ilmu Administrasi. Kombinasi pengalaman legislatif dan akademik tersebut dinilai menjadi modal dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index