Pelestarian Lingkungan Butuh Komitmen Bersama

Pelestarian Lingkungan Butuh Komitmen Bersama

SERUMPUN.ID - Wakil Bupati Kampar, Misharti,menyampaikan bahwa Kabupaten Kampar memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya dalam perlindungan dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Misharti dalam dialog multi pihak dan diskusi kelompok terarah Green for Riau, Kamis (30/4/2026). 

Ia menjelaskan, berbagai langkah konkret telah dilakukan, di antaranya mendorong penguatan perhutanan sosial melalui fasilitasi kelompok masyarakat seperti Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dan kelompok tani hutan, serta mendukung pengakuan dan perlindungan masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya alam.

Pemerintah Kabupaten Kampar juga aktif melakukan pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui sinergi lintas sektor bersama TNI, Polri, Manggala Agni, serta masyarakat. 

“Tidak hanya itu, kami juga terus mendorong praktik ekonomi hijau berbasis masyarakat seperti, pengelolaan hasil hutan bukan kayu, serta penguatan UMKM berbasis lingkungan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, capaian kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Kampar menunjukkan tren yang relatif stabil. Berdasarkan data Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), pada tahun 2024 Kabupaten Kampar mencapai angka 69,71 dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 0,35 persen per tahun.

“Hal ini mencerminkan bahwa upaya menjaga kualitas air, udara, dan tutupan lahan terus berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Ia berharap melalui dialog ini dapat lahir berbagai masukan konstruktif, rekomendasi strategis, serta komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kampar.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Simel Meri, menegaskan bahwa kolaborasi multipihak sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui forum ini, kami berharap lahir gagasan serta komitmen bersama yang mampu memperkuat upaya pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Country Coordinator UNEP UN-REDD Programme Indonesia, Bambang Arifatmi, menekankan bahwa Provinsi Riau memerlukan tekad dan keberanian untuk melakukan transformasi signifikan dalam pengelolaan lingkungan.

Ia juga berharap agar investasi hijau ke depan dapat lebih terarah sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

#Pemerintahan

Index

Berita Lainnya

Index