SERUMPUN.ID - Koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemprov Riau terus diperkuat guna menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan penguatan pengawasan tersebut diharapkan dapat berjalan semakin optimal.
Pemerintah menargetkan program ini tidak hanya tepat sasaran. Tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi anak bangsa di Provinsi Riau.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mengatakan bahwa Wamen Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program MBG di Provinsi Riau. Ia menambahkan, pujian itu menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan MBG di Bumi Lancang Kuning.
“Wakil Menteri memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program MBG di Riau. Namun, kami juga menegaskan bahwa jika ditemukan kekurangan, maka akan segera dilakukan perbaikan agar program ini berjalan semakin baik,” katanya di Pekanbaru, Kamis (30/04).
Sebagaimana diketahui, kunjungan kerja Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq ke Provinsi Riau bertujuan untuk penguatan pada aspek tata kelola dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah pusat ingin memastikan bahwa pelaksanaan program strategis ini berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam agenda tersebut, Wamenko Pangan menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi sebagai fondasi utama keberhasilan program. Seluruh pihak yang terlibat diminta bekerja secara profesional dan terbuka terhadap pengawasan.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBG telah memiliki dasar hukum yang kuat. Hal ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak dalam menjalankan program secara tertib dan bertanggung jawab.
"Program ini sudah diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 menetapkan landasan hukum tata kelola penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia. Jadi telah diatur dengan detail, tidak ada yang boleh merasa kebal hukum, tidak ada yang boleh merasa nggak mau ditegur," jelasnya.
Diungkapkan, seluruh pihak yang terlibat harus menjaga program ini dengan penuh keseriusan. Pengawasan yang berlapis dinilai penting untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran.
"Program pemerintah harus kita jaga semuanya, ini yang penting diseriusi dan dijaga semua. Kalau memang kurang, tegur KPPG dan KSPPG, kontrol semua. Sekali lagi gak ada yang merasa boleh kebal hukum, semuanya diperiksa. Karena ini program untuk anak bangsa kita," tegasnya.
Diterangkan, program ini menyangkut masa depan generasi muda Indonesia. Wamenko Pangan RI juga meminta satuan tugas di daerah untuk tidak ragu melakukan pengawasan menyeluruh. Kontrol yang ketat diharapkan mampu mencegah potensi penyimpangan sejak dini.
"Kemudian, satgas daerah sudah gak usah ragu kontrol semua. Jangan ada yang kebal hukum, gak ada yang boleh main-main karena ini program Bapak Presiden sudah sangat baik dengan semua perhatian dialihkan kesana," pungkasnya.
