Kemenkeu Sebut Lelang Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 08:58:18 WIB
ket foto : Program Lelang Akbar BTN 2026 dimulai, Senin (25/5/2026).(Dok. Antara)

SERUMPUN.ID -  KEMENTERIAN Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menegaskan bahwa instrumen lelang kini telah bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi yang adaptif, transparan, dan relevan. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem transaksi yang kredibel guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan, Syukriah HG, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan strategi publikasi dan pemasaran secara kolaboratif untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap lelang. Menurutnya, lelang bukan sekadar mekanisme penjualan aset, melainkan alternatif transaksi yang memberikan nilai tambah bagi publik.

"Dengan strategi publikasi dan pemasaran yang semakin kolaboratif, kami optimis bahwa lelang akan semakin diminati dan menjadi alternatif transaksi yang bernilai bagi masyarakat umum," ujar Syukriah dilansir dari Antara, Senin (25/5).

Lebih lanjut, Syukriah mengungkapkan bahwa DJKN tengah melakukan penyempurnaan layanan secara masif melalui digitalisasi sistem. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh proses lelang dapat diakses dengan lebih cepat, mudah, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah pelaksanaan lelang sangat bergantung pada kualitas persiapan serta koordinasi yang solid antar pemangku kepentingan. Momentum ini juga digunakan untuk memastikan kesiapan teknis dalam mendukung program strategis, termasuk pelaksanaan lelang massal yang diinisiasi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.

“Kami meyakini sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan akan menjadi fondasi penting dalam menentukan kesuksesan Lelang Akbar BTN 2026 sekaligus memperluas partisipasi publik dalam ekosistem lelang nasional,” tegas Syukriah.

Melalui transformasi layanan yang berkelanjutan, Syukriah berharap tingkat keberhasilan lelang akan terus meningkat seiring dengan meluasnya partisipasi masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk terus membangun kepercayaan publik terhadap mekanisme lelang sebagai instrumen transaksi yang aman, sah secara hukum, dan dapat diandalkan dalam mendukung stabilitas ekonomi. (Ant/Z-10)

Terkini