Lewat Hipmi Go Global, Anthony Leong Siapkan Akses Internasional untuk Pengusaha Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 15:39:31 WIB
ket foto : Caketum BPP Hipmi Anthony Leong

SERUMPUN.ID - Jakarta — Menjadikan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) sebagai organisasi pengusaha muda yang tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga memiliki jaringan internasional yang konkret dan berdampak langsung bagi anggota hingga ke daerah menjadi visi besar Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, Anthony Leong.

Dengan pengalaman dan jejaring global yang dimilikinya, Anthony menilai Hipmi harus bergerak melampaui sekadar organisasi nasional dan mulai aktif membangun kolaborasi strategis dengan komunitas bisnis dunia.

“Hipmi tidak boleh hanya besar di dalam negeri. Pengusaha daerah harus mendapatkan akses yang sama terhadap pasar global, investor internasional, teknologi, dan jejaring bisnis dunia. Karena market pasar harus kita perluas jangan hanya kita merasa besar di dalam negeri. Harus keluar bersaing di kancah internasional,” ujar Anthony dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Salah satu kekuatan utama yang dimiliki Anthony adalah keterlibatannya sebagai kader di Junior Chamber International (JCI), organisasi kepemimpinan dan kewirausahaan internasional yang memiliki jaringan di lebih dari 100 negara dengan ribuan chapter aktif di seluruh dunia.

JCI dikenal sebagai organisasi global yang memiliki pengaruh kuat dalam pengembangan entrepreneur muda dan kepemimpinan dunia. Organisasi ini memiliki jaringan yang aktif di berbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Inggris, Prancis, hingga Uni Emirat Arab.

Di sejumlah negara maju, jaringan JCI bahkan menjadi salah satu pintu utama lahirnya kolaborasi bisnis lintas negara, investasi, pengembangan startup, hingga diplomasi ekonomi anak muda.

Caketum BPP Hipmi Anthony Leong

Tak hanya itu, JCI juga memiliki hubungan dan kemitraan strategis dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB/United Nations) dalam berbagai agenda pembangunan global, khususnya terkait Sustainable Development Goals (SDGs), kewirausahaan muda, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan kepemimpinan generasi muda.

Melalui forum-forum internasional JCI, para anggota memiliki akses untuk bertemu langsung dengan pengusaha global, investor, pemimpin pemerintahan, hingga komunitas bisnis lintas negara. Jaringan inilah yang dinilai dapat menjadi nilai tambah besar bagi Hipmi apabila dipimpin oleh sosok yang memiliki akses internasional kuat.

Anthony menegaskan, jaringan tersebut bukan sekadar simbol organisasi internasional, tetapi harus diterjemahkan menjadi peluang nyata bagi anggota Hipmi, terutama pengusaha muda daerah yang selama ini minim akses global.

“Kita akan kolaborasikan ke depan dengan organisasi dunia usaha, organisasi pengusaha di luar negeri. Selama ini banyak pengusaha daerah memiliki produk berkualitas dan potensi besar, tetapi akses mereka terhadap pasar internasional sangat terbatas. Dengan jaringan global yang kami miliki, Hipmi harus hadir membuka jalan agar mereka bisa terkoneksi dengan dunia,” katanya.

Ia menargetkan berbagai program konkret seperti business matching internasional, promosi produk unggulan daerah ke luar negeri, pertukaran entrepreneur muda, forum investasi global, hingga kerja sama ekspor-impor dengan berbagai mitra internasional.

Menurut Anthony, pengusaha muda Indonesia tidak boleh hanya menjadi pemain lokal. Ia ingin Hipmi menjadi organisasi yang mampu menghubungkan pengusaha nasional dengan rantai pasok global dan ekosistem ekonomi internasional.

“Sudah saatnya Hipmi menjadi organisasi pengusaha muda berkelas dunia. Kita harus membawa pengusaha Indonesia go global, bukan hanya menjadi penonton di negeri sendiri,” tegasnya.

Anthony juga menilai kekuatan jejaring internasional akan menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global ke depan. Karena itu, ia ingin Hipmi menjadi rumah besar yang mampu membuka akses, memperluas peluang, dan mempercepat transformasi pengusaha muda Indonesia menuju level internasional. (*/GK)

Terkini