AS Larang Masuk Warga Afrika Antisipasi Virus Ebola

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:32:03 WIB
ket foto : ilustrasi

SERUMPUN.ID - JAKARTA - Amerika Serikat untuk sementara melarangwarga negara Afrika, khususnya dariKongo, Uganda, dan Sudan Selatan, masuk ke wilayah Amerika dalam waktu 21 hari sebelum kedatangannya, menurutPusat Pencegahan dan PengendalianPenyakit(CDC).

"CDC mengeluarkan instruksi terkait penangguhan masuk ke Amerika Serikat bagi warga negara asing yang berada di Republik DemokratikKongo, Uganda, maupunSudan Selatan dalam kurun waktu 21 hari sebelum ketibaan," kataCDCdilansir ANTARA dari Sputnik, Jumat, 22 Mei.

Pembatasan ituberlaku selama 30 hari, yang kemudianCDC akan memutuskan apakah akan memperpanjang atau mencabut kebijakan tersebut.

Warga negara AS dan pemegang kartu hijau diizinkan masuk, tetapijuga harus menjalani pemeriksaan lebih ketat. Pemegang kartu hijau adalah orang-orang yang memiliki izin tinggal tetap resmi di AS.

Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, mereka harus diarahkan ke Bandara Internasional Washington-Dulles.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di Kongo dan Ugandaberada dalam status darurat dan menjadi ancaman bagi negara-negara lain.

Data terkini dari otoritas Kongo mencatat terdapat131 kematian akibat virus tersebut. Wabah Ebola diKongo sebelumnya pernah berakhir pada Oktober 2025.

Terkini